Mencari apartemen sewa sering kali berfokus pada harga, luas unit, atau fasilitas. Padahal, lantai tempat unit berada ikut menentukan kenyamanan sehari-hari. Salah pilih lantai bisa membuat kamu terganggu suara bising, kesulitan naik turun, atau mendapat pemandangan yang tidak sesuai harapan.
Berikut panduan memilih lantai apartemen sewa untuk penyewa baru, dengan pertimbangan yang bisa langsung kamu terapkan saat survei lokasi.
Kenapa Lantai Apartemen Penting untuk Penyewa?
Lantai menentukan seberapa sering kamu berinteraksi dengan lift, seberapa jauh dari sumber suara, dan bagaimana sirkulasi udara di unit. Unit di lantai bawah lebih dekat ke jalan dan area komersial, sehingga suara kendaraan atau aktivitas penghuni lain lebih mudah terdengar. Lantai atas menawarkan udara yang lebih segar dan pemandangan lebih luas, tetapi aksesnya bergantung pada lift.
Penyewa yang bekerja dari rumah biasanya menempatkan ketenangan sebagai prioritas. Penyewa yang sering membawa barang berat atau memiliki anggota keluarga lanjut usia perlu mempertimbangkan kemudahan akses.
Pertimbangan Utama Saat Memilih Lantai
1. Kebisingan dan Sumber Suara
Lantai rendah, terutama di bawah lantai lima, lebih rentan terhadap suara dari jalan raya, area parkir, atau taman. Jika apartemen berada di dekat jalan utama, pilih lantai yang lebih tinggi atau unit yang menghadap ke sisi dalam kompleks. Perhatikan juga posisi unit terhadap lift dan saluran pembuangan; keduanya bisa menimbulkan suara yang mengganggu, terutama pada malam hari.
2. Akses Lift dan Tangga Darurat
Semakin tinggi lantai, semakin besar ketergantungan pada lift. Saat survei, coba hitung berapa lift yang tersedia dan berapa lama rata-rata tunggu pada jam sibuk. Jika lift sering antre, lantai menengah ke bawah bisa lebih praktis. Cek juga akses tangga darurat; pastikan tidak terhalang dan penerangannya cukup.
3. Keamanan dan Privasi
Lantai yang lebih tinggi umumnya lebih privat karena lebih sedikit orang yang lewat. Namun, jangan abaikan sistem keamanan seperti kartu akses, CCTV, dan petugas jaga. Untuk unit di lantai dasar, periksa apakah ada teralis atau sistem pengamanan tambahan pada jendela dan pintu.
4. Pemandangan dan Sirkulasi Udara
Pemandangan bukan sekadar estetika; unit yang menghadap ke taman atau area terbuka cenderung lebih sejuk dan tenang. Hindari unit yang langsung menghadap dinding gedung lain atau area pembuangan sampah. Jika memungkinkan, kunjungi unit pada pagi dan sore hari untuk merasakan cahaya alami dan aliran udara.
5. Fasilitas di Lantai Tertentu
Beberapa apartemen menempatkan fasilitas seperti kolam renang, gym, atau ruang serbaguna di lantai tertentu. Unit yang berada tepat di bawah atau di samping fasilitas tersebut berisiko terganggu suara aktivitas. Unit yang dekat dengan fasilitas bisa lebih praktis jika kamu sering menggunakannya.
Tips Praktis Saat Survei Lantai
- Datang saat jam sibuk (pagi atau sore) untuk merasakan kebisingan dan antrean lift.
- Buka jendela dan dengarkan suara dari luar; bandingkan dengan unit di lantai lain jika bisa.
- Periksa tekanan air dan sinyal ponsel di dalam unit, karena keduanya bisa berbeda antar lantai.
- Tanyakan riwayat gangguan atau keluhan dari penghuni sebelumnya kepada pengelola.
- Lihat denah evakuasi dan pastikan jalur tangga darurat mudah dijangkau.
Jika kamu masih ragu antara menyewa apartemen atau kontrakan rumah, baca perbandingan kontrakan rumah vs sewa apartemen untuk melihat mana yang lebih sesuai dengan kebutuhanmu.
Menyesuaikan Lantai dengan Gaya Hidup
Penyewa yang sering bekerja larut malam mungkin lebih cocok di lantai tinggi yang jauh dari keramaian. Keluarga dengan anak kecil sebaiknya memilih lantai rendah agar lebih mudah mengawasi dan mengurangi risiko bahaya di balkon. Penyewa yang memiliki mobilitas terbatas perlu memastikan lift beroperasi dengan baik dan akses ke unit tidak terlalu jauh dari lift.
Pertimbangkan juga rencana jangka panjang. Jika kamu berencana menyewa dalam waktu lama, pikirkan apakah lantai tersebut masih nyaman ketika usia atau kebutuhan berubah. Diskusikan dengan pemilik atau pengelola mengenai kemungkinan pindah unit di kemudian hari.
Sebelum menandatangani kontrak, pastikan kamu sudah memahami biaya tambahan seperti service charge dan utilitas. Panduan cara menghitung budget sewa apartemen bisa membantu menyusun perkiraan pengeluaran bulanan.
Jika kamu membeli unit untuk disewakan kembali, penting untuk memeriksa legalitas proyek dan izinnya. Simak langkah cara cek legalitas proyek perumahan sebelum bayar DP agar investasi properti lebih aman.
Untuk yang sering beraktivitas di luar ruangan, pilihan pakaian juga perlu disesuaikan dengan cuaca tropis. Lihat rekomendasi 7 jaket pria untuk iklim tropis sebagai referensi.
Ringkasan
Memilih lantai apartemen sewa bukan sekadar soal selera. Pertimbangkan kebisingan, akses lift, keamanan, pemandangan, dan fasilitas di sekitar unit. Lakukan survei pada waktu yang berbeda dan tanyakan pengalaman penghuni sebelumnya. Dengan begitu, kamu bisa menemukan unit yang nyaman untuk ditinggali sehari-hari.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah lantai tinggi selalu lebih baik untuk apartemen sewa?
Tidak selalu. Lantai tinggi menawarkan lebih sedikit kebisingan dan pemandangan lebih baik, tetapi ketergantungan pada lift lebih besar. Jika lift sering bermasalah atau antreannya panjang, lantai menengah bisa lebih praktis.
Bagaimana cara mengetahui tingkat kebisingan di lantai tertentu?
Lakukan survei pada jam sibuk, buka jendela, dan dengarkan suara dari luar. Kamu juga bisa menanyakan kepada penghuni atau petugas keamanan tentang sumber suara yang biasa muncul.
Apakah lantai dasar aman untuk penyewa dengan anak kecil?
Lantai dasar memudahkan akses dan pengawasan, tetapi keamanan jendela dan pintu perlu diperhatikan. Pastikan ada pengaman tambahan dan area bermain yang aman di sekitar unit.